Abraham Viktor - Sifat Yang Dapat Kita Teladani

Abraham adalah CEO dan salah satu pendiri Taralite, sebuah perusahaan fintech di Asia Tenggara. Taralite memiliki misi untuk membebaskan orang-orang dari kekhawatiran finansial melalui penyediaan produk keuangan kelas dunia kepada orang-orang yang kurang terlayani.

Abraham Viktor merupakan alumnus Universitas Indonesia, dan menerima gelar sarjana akuntansi dari Universitas Indonesia (UI). Dia selalu memiliki semangat giat sehingga sebelum tahun terakhirnya di sekolah, ia berusaha meluncurkan startup pertamanya dengan beberapa temannya.

Hal yang dapat kita petik dari seorang Abraham Viktor adalah PANTANG MENYERAH, ia berusaha meluncurkan startup pertamanya dengan beberapa teman. Yaitu perusahaan Kaya Jam. Mereka memiliki formula yang hebat, namun tidak mendapatkan pabrik yang tepat untuk produksi. Akhirnya, ia harus membuat keputusan sulit menghentikan operasionalnya.

Setelah gagal pada bisnis pertama, ia mendirikan sebuah industri konstruksi bekerja pada balok bangunan ringan. Namun, setelah banyak waktu, dan investasi moneter yang signifikan, serangkaian peristiwa yang tidak menguntungkan menyebabkan penutupan startup itu juga. Kegagalan kedua ini jauh lebih sulit bagi Bram. Dia mendapati dirinya kekurangan finansial, serta jauh dari yang dicapai oleh teman-temannya.

Hal yang dapat kita petik selanjutnya dari seorang Abraham Viktor ialah, selalu SELALU PERCAYA DAN BERIMAN KEPADA TUHAN. Dalam keimanannya, Ia meminta Tuhan untuk menyucikan hatinya. Dalam mendamaikan keinginannya dengan keinginan Tuhan untuknya, ia menemukan kejelasan yang baru. Tiba-tiba, dia merasa Tuhan memberi kesan kepadanya bahwa dia harus bekerja dalam inklusi keuangan. Dia melompat keyakinan, dan meninggalkan pekerjaannya di perbankan investasi yang nyaman. Hari itu juga, ia melangkah untuk menciptakan usaha berikutnya: TARALITE. 

Taralite merupakan startup yang bergerak di bidang finansial, terutama sebagai penyedia pinjaman online. Dalam layanan ini, para pengguna bisa meminjam uang untuk memenuhi beragam keperluan, misalnya untuk biaya pengobatan di rumah sakit, bayar biaya pendidikan, pesta pernikahan, persalinan, renovasi rumah, kredit usaha, hingga pendanaan umrah. Start up ini didirikan oleh Abraham Viktor pada Agustus 2015 dan hingga kini mereka mengklaim telah berhasil menjaring lebih dari 300 pengajuan pinjaman setiap bulannya. Dan ini menjadi sebuah potensi luar biasa yang dilihat Forbes.

Melalui banyak keyakinan dan kerja keras, Taralite sekarang menjadi penggerak utama untuk inklusi keuangan di Indonesia, menyediakan pinjaman mikro dan dan pendanaan mikro untuk orang-orang yang kurang terlayani. Mereka juga menyewakan algoritme mereka ke bank untuk pemrosesan yang lebih efisien dan inklusi keuangan yang lebih besar di seluruh negeri. Baru-baru ini, Taralite telah diakuisisi oleh OVO. Salah satu fintech terbesar di Indonesia.

Dari hal diatas, Kerendahan hati, Kerja keras, Pantang menyerah dan Keimanan terhadap Tuhan, merupakan kunci seorang Abraham Viktor menjadi seorang yang seperti sekarang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Toleransi Terhadap Teman Beda Daerah

Daily Diary 14 Agustus 2019

Daily Diary : 12 Agustus 2019